6 Tips Membeli Rumah untuk Investasi

PROFIT.web.id – Investasi rumah jadi salah satu investasi jangka panjang yang bisa menghasilkan keuntungan besar. Sayangnya butuh biaya yang tidak sedikit untuk mulai berinvestasi dalam bentuk properti seperti rumah.

Karena itulah, penting untuk melihat kemampuan serta menghitung untung rugi sebelum memulai investasi rumah. Dan jika sudah memiliki modal, pastikan membeli rumah yang sesuai dengan investasi agar hasilnya bisa lebih cepat didapat dan memberi keuntungan yang lebih optimal.

Nah, agar tidak salah langkah, berikut adalah beberapa tips membeli rumah untuk invetasi yang bisa jadi pertimbangan.

1. Kemampuan finansial

Meski bisa mendatangkan untung besar, menjual atau menyewakan rumah bukanlah hal yang mudah, apalagi jika lokasinya kurang menarik dan jauh dari berbagai faislitas pendukung.

Jika hal ini terjadi, bisa jadi ada jeda panjang sebelum kita bisa mendapatkan untung dari investasi properti. Makanya sebelum memulai, pastikan dana yang digunakan untuk investasi rumah berasal dari anggaran tersendiri, dan tidak dicampur dengan keuangan pribadi.

Saat membeli rumah untuk investasi, penting untuk melihat kemampuan kita. Jangan memaksakan untuk langsung membeli properti mahal. Jika memutuskan untuk mengambil pinjaman, pastikan cicilannya tidak mengganggu cashflow keuangan kita sendiri.

2. Cek lokasi

Hal yang paling menentukan saat akan membeli rumah untuk investasi adalah lokasinya. Semakin baik lokasinya, semakin baik pula harga jualnya. Bahkan tidak jarang kualitas rumah yang biasa saja bisa terangkat secara signifikan karena memiliki letak yang sangat strategis.

Saat menilai lokasi rumah, ada beberapa kriteria yang bisa kita gunakan.

Pertama, kita bisa melihat topografi lingkungannya mengingat banyak daerah perkotaan di Indonesia yang rawan banjir. Hal ini seringkali menjadi poin penting bagi calon pembeli dalam memillih rumah idaman mereka.

Setelah itu kita bisa melihat jarak lokasi rumah dari berbagai fasilitas penting seperti sekolah, rumah sakit atau puskesmas, pusat perbelanjaan, rumah ibadah, dan masih banyak lagi. Jika ingin membeli properti untuk disewakan sebagai bangunan komersial, pilihlah rumah yang berlokasi di dekat sekolah, kampus, atau kantor.

Bila tidak bisa mendapatkan lokasi strategis dengan budget yang dimiliki, kita bisa memilih rumah di wilayah berkembang yang kira-kira bagus sebagai prospek jangka panjang. Namun untuk melakukannya kita harus riset terlebih dahulu agar properti yang dibeli mendatangkan return yang baik di kemudian hari.

3. Cek legalitas rumah

Sebelum mengeluarkan uang untuk membeli rumah, pastikan properti tersebut sudah memiliki surat-surat yang lengkap mulai dari surat tanah, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), hingga legalitas lain yang diperlukan sebagai bukti kuat bahwa kita memiliki rumah secara sah.

4. Beli dari developer terpercaya

Tips investasi rumah selanjutnya adalah membeli dari developer terpercaya yang memiliki track record baik. Membeli dari developer yang baik bisa menjamin kelengkapan surat rumah serta memastukan rumah dibangun dengan baik pula. Tidak hanya itu, nama developer ternama pun seringkali bisa mendongkrak harga jual rumah serta area di sekitar rumah tersebut.

5. Membeli secara kredit

Jika mengetahui ada rumah yang memiliki prospek baik, jangan menunda untuk membelinya karena harga properti akan terus naik. Rumah yang potensial akan memiliki banyak peminat sehingga bisa saja diambil terlebih dahulu oleh calon pembeli lainnya.

Untuk memudahkan kita untuk membeli rumah, kita bisa menggunakan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Setelah terbeli, rumah bisa disewakan. Kita pun bisa menggunakan uang sewa tersebut untuk membantu membayar cicilan KPR tanpa harus mengeluarkan uang lagi dari kantong kita.

Untungnya lagi, rumah yang KPR yang belum lunas pun bisa dijual jika kita membutuhkan uang cepat. Hal ini bisa dilakukan dengan cara mengajukan take over KPR ke bank dan mengalihkan cicilan kepada calon pembeli rumah.

6. Membeli Rumah Murah untuk Investasi

Sama seperti bisnis dan investasi lainnya, kita bisa mendapatkan untung melalui capital gain di mana kita membeli secara murah untuk dijual dengan harga tinggi. Pada investasi rumah, hal ini bisa dilakukan dengan membeli rumah denga harga miring melalui beberapa cara sebagai berikut.

a. Mencari rumah inden

Rumah inden yang sedang dalam tahap pengembangan umumnya jauh lebih murah dibandingkan rumah jadi atau bekas. Tidak jarang ada diskon khusus bagi pemesan pertama sehingga harga rumah yang didapat jauh lebih murah dibanding membelinya belakangan.

Rumah semacam ini biasanya memang kurang menarik untuk mereka yang sedang mencari rumah jadi siap pakai, karena mereka harus menunggu terlebih dahulu sebelum rumah selesai dan siap digunakkan.

Bila kita membeli rumah untuk investasi, hal ini tentu bukan masalah karena rumah tidak akan buru-buru ditempati dan disiapkan untuk investasi di masa depan.

Meski begitu kita tetap harus berhati-hati dan memilih rumah yang dikembangkan oleh developer terpercaya. Dengan begitu kita bisa menekan risiko gagal bangun dan memastikan rumah dibuat dan selesai tepat waktu.

b. Membeli rumah tua

Membeli rumah tua dan merenovasinya bisa jadi cara untuk menekan modal investasi rumah. Rumah tua yang sudah dalam keadaan rusak umumnya dipasarkan dengan harga yang lebih rendah dibanding rumah di sekitarnya. Makanya, jika bisa diperbaiki, maka harga rumah akan normal kembali dan kita pun bisa meraih untung yang lebih besar.

Meski begitu butuh pengetahuan khusus agar dapat menaksir biaya perawatan dan perbaikan yang diperlukan. Selain itu penting untuk memiliki tim khusus yang dapat melakukan perbaikan rumah dengan baik dengan harga yang terjangkau.

c. Beli rumah lelang

Rumah lain yang umumnya bisa dibeli di bawah harga pasar adalah rumah yang dilelang oleh bank. Bank umumnya cukup rutin mengadakan lelang rumah yang berasal dari sitaan debitur gagal bayar yang menjadikan rumah sebagai jaminan. Meski ada proses lelang yang harus diikuti, harga yang didapat umumnya masih lebih murah dibanding harga normal dengan kualitas rumah yang umumnya masih sangat baik dengan perbaikan minim.

Untuk mendapatkan informasi lelang rumah, kita bisa mengunjungi situs resmi bank. Selain itu kita juga bisa mengunjungi situs Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) yang menampilkan daftar rumah lelang dari berbagai bank di Indonesia.


Itu dia beberapa tips membeli rumah untuk investasi yang bisa jadi acuan. Selama dilakukan dengan teliti, investasi rumah bisa mendatangkan untung besar, bahkan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama. Satu kelebihan investasi rumah, harga rumah akan selalu naik dan tidak pernah sepi pembeli sehingga cocok untuk diversifikasi investasi jangka panjang.

Leave a Reply