7 Tips COD untuk Pembeli dan Penjual

PROFIT.web.idCOD (cash on delivery) adalah metode pembayaran yang akhir-akhir ini populer digunakan pada transaksi belanja online. Tidak hanya seller biasa, pembayaran semacam ini juga kini bisa dilakukan melalui aplikasi e-commerce yang menerima COD.

Satu kelebihan cara pembayaran ini adalah jaminan bagi pembeli untuk mendapatkan barang yang sesuai dengan deskripsi dan tampilan foto yang disediakan penjual. Penjual pun bisa mendapatkan reputasi yang lebih baik bila mau bertransaksi menggunakan sistem COD.

Namun sebelum menggunakan cara pembayaran seperti ini, ada beberapa tips penting yang perlu diketahui pembeli dan penjual, seperti beberapa contoh berikut ini.

tips cod (cash on delivery) untuk penjual dan pembeli agar transaksi lebih aman

1. Tentukan Lokasi dan Waktu yang Tepat

Lokasi dan waktu jadi faktor penting saat akan melakukan COD, kecuali jika kita melakukan COD melalui aplikasi e-commerce yang menggunakan kurir terpercaya.

Saat memilih lokasi, ada baiknya memilih tempat netral yang mudah dijangkau, baik oleh pembeli maupun penjual. Dan untuk keamanan kedua belah pihak, hindari tempat tinggal penjual atau pembeli saat melakukan COD karena banyak tindak kejahatan saat COD dilakukan di tempat yang dikenal oleh pelaku.

Bila perlu, tidak ada salahnya memilih lokasi yang dekat dengan ATM untuk memperlancar transaksi keuangan. Selain itu lokasi di sekitar ATM biasanya dilengkapi CCTV yang akan mempermudah bila ada tindak kejahatan.

Untuk waktu, bisa siang atau malam tergantung waktu yang dimiliki pembeli dan penjual. Pastikan saja saat bertemu, tempat cukup ramai untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

2. Perhitungkan Ongkos Tambahan

Ada banyak tafsir yang berbeda mengenai COD, terutama untuk masalah jarak. Padahal kadang meski dalam satu kota pun jarak yang ditempuh bisa lumayan jauh.

Untuk menghindari kesalahpahaman, penjual perlu menulis lebih rinci mengenai batas wilayah yang menerima layanan COD. JIka pembeli bersikeras untuk meminta COD di luar batas wilayah tersebut, tidak ada salahnya penjual meminta ongkos tambahan sebagai kompensasi.

3. Tidak Bertemu Sendirian

Bertemu dengan orang asing dengan membawa barang/uang tentu membawa risiko tersendiri, baik untuk pembeli maupun penjual. Makanya kedua belah pihak bisa membawa rekan mereka untuk melakukan COD.

Tips ini akan cukup penting terutama untuk wanita yang ingin melakukan COD. Selain untuk melindungi diri selama proses transaksi, pembeli juga bisa membawa rekan yang lebih mengerti mengenai barang yang akan dibeli agar tidak tertipu saat melakukan transaksi.

Namun jika ingin membawa teman saat COD, pastikan salah satu pihak sudah diberi tahu sebelumnya agar tidak menimbulkan kecurigaan pad pihak lainnya.

4. Fokus Ketika Melakukan Transaksi COD

Beramah tamah dan sedikit berbasa-basi tentu tidak ada salahnya, apalagi bagi pihak penjual yang ingin terlihat bersahabat di mata pembeli. Namun ada baiknya kedua belah pihak tetap fokus saat transaksi COD karena praktik penipuan menggunakan metode hipnotis masih cukup ramai digunakan.

Saat melakukan transaksi COD, usahakan agar tetap fokus pada transaksi yang dilakukan. Bila ada pertanyaan yang sudah melenceng jauh, kedua belah pihak bisa mengerem diri untuk terlibat lebih jauh. Selain mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, hal ini juga bisa mempersingkat waktu transaksi.

5. Periksa Kondisi, Kelengkapan, dan Garansi Selama Proses Transaksi COD

Membeli barang dengan menggunakan sistem COD dapat menjamin pembeli untuk mendapatkan barang asli sesuai dengan apa yang dipasarkan oleh pembeli. Makanya jangan ragu untuk memeriksa kondisi barang serta kelengkapan dan surat garansinya.

Namun jika saat COD barang dalam keadaan dibungkus atau tersegel, pastikan pihak pembeli tidak langsung membuka melainkan meminta izin pada pihak penjual untuk membukanya.

Jika ada pertanyaan seputar barang, pembeli baiknya tidak ragu untuk menanyakannya langsung pada pihak penjual. Bagi penjual, jangan sia-siakan momen untuk memberi kesan yang baik pada pembeli tersebut.

6. Bawa Uang Pas

bawa uang pas saat cod untuk mempermudah transaksi

Jika ingin membayar secara tunai, baiknya pihak pembeli membawa uang pas untuk mempermudah transaksi. Namun jika ingin membayar dengan uang pecahan besar, baiknya hal tersebut disampaikan pada pihak penjual agar mereka bisa menyiapkan uang kembaliannya.

Satu hal penting lainnya, jika transaksi dilakukan dalam nominal yang besar secara tunai, jangan ragu untuk mengajak pihak pembeli ke bank untuk menyetorkannya langsung ke rekening pembeli. Selain memastikan jumlah uangnya pas, hal ini juga bisa mencegah pihak penjual untuk mendapatkan uang palsu dari pembeli.

7. Gunakan Fitur COD dari Aplikasi Jual Beli Online

Jika dulu COD dilakukan langsung oleh penjual dan pembeli, kini ada banyak aplikasi jual beli online yang menyediakan fitur COD. Dengan begitu penjual bisa mengirim barang melalui kurir dan menerima pembayaran saat barang sampai di tangan konsumen.

Selain tidak perlu repot, cara ini juga mencakup wilayah yang lebiih luas dan penjual pun bisa lebih hemat ongkos dan tenaga.


Itu dia beberapa tips COD untuk penjual dan pembeli. Selain mudah, sistem pembayaran cash on delivery (COD) bisa sama-sama menguntungkan bagi penjual dan pembeli selama dilakukan dengan benar.

Leave a Reply