6 Pilihan Investasi Jangka Panjang yang Menguntungkan

PROFIT.web.id – Investasi jangka panjang jadi pilihan bagi banyak orang dalam mengelola keuangan mereka. Tidak hanya memberikan keuntungan, investasi jangka panjang juga bisa menjadi passive income dengan modal yang cukup.

Investasi jangka panjang sendiri mengacu pada jenis investasi yang dilakukan dalam jangka waktu lama, setidaknya di atas lima tahun. Bila dicairkan dalam waktu dekat, keuntungan yang didapat mungkin tidak akan seberapa, atau bahkan bisa menimbulkan kerugian. Namun seiring berjalannya waktu, keuntungan yang didapat bisa sangat besar, bahkan bisa mendatangkan penghasilan rutin setiap bulannya.

contoh pilihan investasi jangka panjang yang menguntungkan

Dengan lamanya waktu yang diperlukan, investasi jangka panjang umumnya digunakan untuk beberapa tujuan tertentu, seperti:

  • Mendatangkan penghasilan rutin yang bisa dinikmati secara berkala.
  • Menyiapkan dana khusus untuk pendidikan, dana pensiun, dan sebagainya
  • Meminimalisir risiko investasi dan mengurangi fluktuasi return

Jika tertarik memulai investasi jangka panjang, ada banyak opsi yang bisa dipilih. Meski tidak semuanya khusus untuk investasi jangka panjang, beberapa pilihan berikut ini bisa jadi pertimbangan jika ingin mendapat keuntungan besar dalam jangka waktu lama.

1. Logam Mulia

Investasi logam mulia seperti emas jadi salah satu investasi jangka panjang yang menguntungkan. Emas sendiri menjadi salah satu bentuk investasi populer yang sudah banyak dilakukan sejak dahulu kala.

Salah satu kelebihan investasi emas adalah risikonya yang rendah sehingga cocok untuk investor pemula. Nilai emas sangat stabil dan cenderung naik setiap tahunnya. Selain itu emas juga bisa melindungi nilai kekayaan karena tahan terhadap inflasi.

Tidak hanya itu, memulai investasi emas pun sangatlah mudah. Siapa saja bisa membeli emas secara online mulai dari nilai yang sangat kecil, mulai dari nominal ribuan rupiah saja!

Semakin lama disimpan, emas bisa mendatangkan keuntungan yang sangat besar. Dan jika diperlukan, emas bisa dijual sewaktu-waktu karena likuiditasnya yang tinggi.

2. Properti

Contoh investasi jangka panjang selanjutnya adalah properti, baik berupa tanah maupun bangunan. Investasi yang satu ini memang membutuhkan modal yang sangat besar, namun harganya yang selalu naik setiap tahunnya membuat jenis investasi ini bisa mendatangkan untung yang sangat besar.

Untung yang bisa didapat dari investasi properti tidak hanya bisa didapat dari capital gain saat menjual aset tersebut saja. Kita juga bisa mendapatkan keuntungan dengan cara menyewakan properti tersebut.

Bila ingin mendapatkan keuntungan yang lebih besar, pastikan untuk memilih properti di area yang memiiki tingkat pertumbuhan tinggi atau di lokasi yang strategis.

3. Obligasi

Obligasi adalah surat hutang yang dapat diperjualbelikan. Surat obilgasi digunakan sebagai bukti bahwa pemiliknya meminjamkan sebagaian uang dengan nominal dan jangka waktu yang sudah ditentukan bersama.

Sama seperti peminjaman uang pada umumnya, pemilik surat obligasi juga akan mendapatkan bunga obligasi yang bisa dibayarkan secara rutin atau sekaligus saat pelunasan dilakukan.

Surat hutang ini diterbitkan oleh perusahaan, baik milik pemerintah maupun swasta. Namun jika ingin mendapatkan keuntungan yang lebih pasti, maka surat obligasi pemerintah bisa jadi opsi pertama karena lebih aman dan dijamin langsung oleh pemerintah.

4. Tabungan Berjangka

Dibandingkan menabung seperti biasa, memiliki tabungan berjangka akan lebih memberi manfaat jika ingin menyimpan uang dalam waktu lama. Dengan suku bunga yang lebih tinggi, tabungan berjangka bisa mendatangkan keuntungan yang lebih besar dibanding tabungan biasa. Selain itu risikonya juga sangat rendah sehingga cocok untuk investor pemula.

Meski begitu perlu diketahui juga bahwa pencairan dana tidak bisa dilakukan sewaktu-waktu sebelum jatuh tempo. Bila dibutuhkan secara mendadak, ada penalti yang akan dikenakan dan bisa memotong dana dalam jumlah yang cukup besar.

5. Saham

Saham sebenarnya bukan termasuk dalam kategori investasi jangka panjang saja, tetapi juga jangka pendek.

Saham bisa jadi investasi jangka panjang jika kita berniat untuk mendapatkan keuntungan dari dividen yang dibagikan setiap beberapa periode tertentu. Jadi keuntungan bukan hanya didapat dari selisih harga jual dan beli saham saja.

Meski begitu investasi ini tergolong rumit dan butuh analisa mendalam untuk mengetahui kinerja perusahaan selama beberapa tahun ke depan agar kita bisa terus mendapatkan untung. Makanya risikonya termasuk tinggi dibanding jenis investasi lain meski keuntungan yang didapat juga sebanding dengan risikonya.

Bila tidak ingin mengambil risiko, kita bisa fokus pada saham-saham bluechip yang umumnya stabil dan cenderung terus naik setiap tahunnya. Selain itu likuiditasnya juga tinggi sehingga bisa dijual sewaktu-waktu saat kita membutuhkan uang cash.

6. Reksa Dana

Pilihan investasi jangka panjang lainnya adalah reksa dana. Untuk memulainya, kita tidak memerlukan keahlian khusus dalam berinvestasi. Dana yang digunakan sebagai modal nantinya akan dikelola oleh manajer investasi profesional pada beberapa instrumen investasi. Dengan begitu investasi tidak hanya bergantung pada saatu market saja dan bisa mendatangkan keuntungan yang maksimal.


Itu dia beberapa contoh investasi jangka panjang yang menguntungkan. Beberapa bisa dimulai dengan modal kecil sehingga tidak ada alasan untuk tidak memulainya dari sekarang. Tanpa disadari, investasi sudah akan berkembang dan bisa mendatangkan keuntungan besar di masa depan.

Leave a Reply