9 Kelebihan dan Kekurangan Investasi Perak

PROFIT.web.id – Bicara investasi logam mulia, umumnya kita akan teringat emas. Padahal selain logam berwarna kekuningan tersebut, masih ada banyak logam mulia untuk investasi lainnya seperti perak, platinum, ataupun palladium.

Sayangnya dibandingkan emas, investasi logam mulia lainnya masih jarang dilirik orang. Padahal logam-logam tesebut juga bisa digunakan untuk melindungi kekayaan dan bahkan banyak dibutuhkan oleh beragam industri sehingga nilainya akan tetap terjaga.

Nah, jika butuh diversifikasi investasi logam selain emas, perak patut jadi perhitungan. Sebagai pertimbangan, berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan investasi perak yang perlu diketahui.

kelebihan dan kekurangan investasi perak dibandingkan emas dan logam mulia lainnya

Kelebihan Investasi Perak

1. Harga lebih murah

Jika dibandingkan dengan logam mulia lainnya, harga perak jauh lebih rendah. Hal ini membuat perak dapat dibeli dengan harga terjangkau dan bisa dibeli dalam jumlah yang lebih banyak.

Sebagai contoh, harga perak batangan murni 99.95% Antam per Maret 2021 adalah Rp4.075.000 untuk berat 250g. Dengan harga yang sama, kita hanya bisa membeli emas kurang dari 5g.

2. Tidak butuh modal besar

Dengan harga yang relatif murah, investasi perak dapat dimulai tanpa perlu memiliki modal besar terlebih dahulu.

Hal in imembuat perak cocok untuk calon investor yang ingin belajar investasi dengan risiko rendah dan memiliki sedikit modal.

3. Keuntungan yang lebih besar

Dibandingkan emas, pasar perak sangatlah kecil. Saking kecilnya, perubahan permintaan yang signifikan pada sektor industri yang banyak menggunakan perak sebagai bahan baku bisa membuat harga perak melonjak drastis.

Dan jika melihat tren dari tahun ke tahun, harga perak batangan memang mengalami peningkatan yang lebih tinggi dibanding emas. Berdasarkan data dari goldsilver.com, kenaikan emas dari 2008-2011 hanya berkisar 166% saja. Bandingkan dengan perak yang melonjak hingga 448%!

4. Permintaan pasar yang luas

Permintaan global terhadap perak sangatlah besar karena perak banyak digunaka di berbagai sektor industri mulai dari elektronik, perhiasan, industri penerbangan, hingga alat-alat kesehatan.

Dari total produksi perak di seluruh dunia, 56%-nya digunakan utnuk keperluan industri. Berbeda dengan emas yang hanya digunakan sekitar 12% saja.

5. Jumlahnya terbatas

Sama seperti emas, minyak, dan sumber daya alam lain yang diambil dari bumi, perak juga tidak bisa dibuat dan dibentuk secara manual sehingga jumlahnya sangatlah terbatas.

Padahal bila dibandingkan dengan emas, jumlah cadangan perak di seluruh dunia jauh lebih kecil. Dengan tingkat permintaan yang tinggi, jumlahnya yang terbatas akan membuat harga perak cenderung stabil dan meningkat setiap tahunnya.

6. Mudah dibeli dan dijual

Dibandingkan logam mulia lainnya selain emas, perak juga mudah ditemukan dan diperjualbelikan meski lokasinya tidak sebanyak emas. Untuk mendapatkan perak batangan terpercaya, kita bisa membelinya melalui outlet resmi seperti Antam.

perak batangan yang disediakan outlet resmi antam

Kerugian Investasi Emas

7. Butuh banyak tempat penyimpanan

Dengan harga yang jauh lebih murah dibanding emas, dengan harga yang sama kita bisa membeli perak dalam jumlah lebih banyak.

Hal ini tentu akan mendatangkan masalah tersendiri seperti banyaknya tempat penyimpanan yang dibutuhkan. Jadi sebelum berinvestasi perak dalam jumlah besar, pastikan ada tempat penyimpanan khusus yang sudah disediakan sebelumnya.

8. Penurunan harga drastis

Meski bisa mendapatkan untung besar, penurunan harga yang bisa dialami perak juga cukup drastis.

Berdasarkan data goldsilver.com sebelumnya, penurunan harga perak antara tahun 2008-2011 bisa mencapai -71.8%, cukup jauh dibanding emas yang hanya mengalami penurunan sebesar -44.6%.

Meski terlihat sebagai kekurangan perak, fluktuasi harga perak yang cenderung tinggi ini bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

9. Butuh perawatan

Sebagai logam mulia, perak tidak akan mudah berkarat yang bisa mengurangi nilainya. Meski begitu perak lama-kelamaan bisa terlihat tidak mengilap dan kusam, terutama jika telah dicampur dengan logam lainnya.

JIka membeli perak batangan yang tidak murni, perlu dilakukan perawatan menggunakan cairan khusus agar perak tetap bersinar dan mengilap seperti baru.

Leave a Reply